Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2019

Sukses ?

Semalam, tepat ketika debat Capres-Cawapres berlangsung di TvOne aku menceritakan suatu hal yang membuatku miris kepada temanku via Whatsapp. Apa yang membuatku miris ? Jika kesuksesan itu dinilai dari banyaknya uang yang dia punya, inilah yang membuatku miris . Tidak memungkiri aku hidup di bumi ini membutuhkan uang, namun apakah hanya uang yang menjadi parameter kesuksesan seseorang ? Sukses menurut setiap orang pasti berbeda-beda dan itu tak menjadi masalah bagiku. Namun, jika hanya uang yang dijadikan penilaian kesuksesan maka menurutku hal ini sangat miris, sebab uang itu yang ngasih Allah melalui pekerjaan yang kamu miliki saat ini, melalui kedua orangtuamu yang memang sudah dalam keadaan berada atau melalui apapun yang memang bisa menghasilkan uang. Alhamdulillah dikasih uang banyak namun ingat Allah yang memberikan semua itu, maka diharapkan orang-orang yang memiliki uang berlimpah mampu memanfaatkan uang itu dijalankan kebaikan . Temanku juga bertanya, lalu ...

Melangitkan Doa-Doa Part 3

Bandung, 25 November 2017 Malam ini mulutku terus berkomat kamit menghapal naskahku, kadang diselingi canda tawa bersama Desi. Aku, Desi, dan Dini akan berjuang esok hari 25 November 2017. Dini sangat tenang dan tak pernah terlihat menghapal naskahnya, sedangkan Aku sangat gupek tak terdefinisi, Desi selalu sabar meyakinkanku kalo kamu bisa Bu. Semakin malam, rasa ragu kian membara dan hampir membuatku ingin mundur saja dari kompetisi ini. Lalu, aku ingat bahwa apa yang terjadi padaku saat ini merupakan takdir dariNya, jadi aku harus tetap maju esok hari. Lalu, aku berpikir lagi kenapa aku harus ragu ? Ada Allah Yang Maha Mengabulkan doa hambaNya. Ibu, Bapak, dan Adikku yang menungguku dengan sejuta harapan di Lampung, maka aku harus berjuang esok hari. Atu Lia yang sudah meluangkan waktunya untukku dan Desi juga sudah menyemangati apapun hasilnya itulah yang terbaik. Selanjutnya aku kembali membaca surat Ar Rahman berharap keraguanku segera hilang. Alhamdulillah malam ini ...

Ikrimah Bin Abu Jahal

Ikrimah merupakan anak dari Abu Jahal . Teman-teman pasti sudah tau bahwa Abu Jahal sangat membenci Rosululoh dan tidak mau masuk islam. Namun berbeda dengan Ikrimah, ia masuk islam dan menjadi seorang mujahid yang memerangi puluhan ribu pasukan Bizantium . Pada hari ke empat perang Yarmuk , pasukan muslimin yang dipimpin oleh Abu Ubaidah terdesak oleh pasukan Bizantium. Sehingga Ikrimah berniat karena Allah ingin syahid dan mengajak sejumlah pasukan yang mau mati syahid untuk membantu pasukan Abu Ubaidah. Maka, majulah Ikrimah bersama pasukannya untuk membantu pasukan Abu Ubaidah yang terdesak oleh pasukan Bizantium. Ketika melawan pasukan Bizantium Ikrimah mengalami luka di sekujur tubuhnya sehingga membuatnya terkapar. Selian itu, pamannya Harits bin Hisyam dan Suhail bin Amru juga mengalami luka di sekujur tubuhnya. Hal yang membuat aku merinding dan hampir menangis adalah tatkala Ikrimah mengalami kehausan yang luar biasa lalu ada seorang pasukan muslimin yang hend...

Melangitkan Doa-Doa Part 2

Bandung, 24 November 2017 Udara dingin membuatku tidur nyenyak semalaman tanpa mendengar suara nyamuk bersahut-sahutan memperebutkan bagian kulitku yang akan dia tusuk dan hisap. Rasa-rasanya aku ingin tidur sepanjang hari karena di Bandung udaranya sangat mendukung untuk tidur. Namun, sudah menjadi kewajiban seorang muslim untuk menunaikan ibadah sholat subuh. “Bu Des, Bu Din ayo bangun udah adzan subuh nih”. “Iya Bu, kamu sholat duluan aja abis itu aku bangun,” ucap desi. Akhirnya aku pun sholat terlebih dulu, disusul Desi dan Dini. “Gilak uy di sini dingin betulan,” ucap desi. “Lah emang iya buk siapa yang bilang bohongan hahaha,” ucapku. “Buk aku tidur bentaran ya entar kalo udah jam setengah 6 bangunin ya Bu,” ucap Desi “Okedeh Bu”. Arrahmaan... ‘allamal quran.... kholaqol insan... Entah mengapa sejak tiba di Bandung aku selalu suka membaca surat Ar-Rahman. Kalo kata Dini sih di pernah bilang selama 3 malam 4 hari di Bandung udah 7 atau 8 kalian aku b...