Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

Jangan Menunda

Pernahkah teman-teman membeli barang yang sebenarnya sudah ada di rumah ? Atau pernahkah membeli barang hanya karena mengikuti teman ? atau jangan-jangan pernah membeli barang yang sebenarnya tidak penting ? Saat aku menulis pertanyaan ini, tentu aku pernah membeli barang yang sebenarnya sudah ada di rumah. Misalnya sepatu untuk kuliah sudah punya 3 dan masih bagus tapi aku membeli lagi karena modelnya unik. Bahkan pernah juga membeli barang seperti baju hanya untuk mengikuti teman dan membeli barang yang tidak penting seperti lipstik ­karena ingin sekedar punya. Kebiasaan ini terjadi terus-menerus sampai aku menginjak semester tiga saat kuliah. Hingga aku sering menunda suatu kebaikan yang sangat Allah sukai yaitu zakat atau berbagi . Padahal Ibuku juga selalu mengingatkan untuk melakukannya, kalau bisa setiap hari. Tapi aku menganggap semua ini biasa saja dan lagipula bisa besok-besok. Ah, sungguh diriku terlalu egois saat itu hanya memikirkan kebutuhan duniawi saja. Pada...

Tak Terdefinisi

"Hidup ini gak adil, semua orang jahat, semua orang hanya mau menang sendiri, selalu uang dan uang yang berharga bagi mereka, bahkan perasaanku gak pernah sama sekali dihiraukan,"batin Nuri. Nuri masih terdiam, tatapannya hanya tertuju pada lemari kayu di kamarnya. Seluruh ruangan lengang tak ada percakapan sama sekali. Sepertinya seluruh orang di rumahnya terpaksa mengunci mulut mereka. Memaksa diri untuk tetap berdiri dan bertindak seperti tidak terjadi apa-apa. Kali ini, untuk kesekian kalinya lelaki bertubuh besar itu menjadikan Nuri seperti seorang teroris kejam. Nuri hampir kehilangan kesadaran karena harus bergelut ucapan dengan lelaki itu. Bukan hanya hari ini Nuri seperti kehilangan hidupnya. Bahkan setiap hari Ia harus tetap tersenyum untuk membahagiakan dirinya sendiri.