Mendung
pagi ini tak menyurutkan langkahku untuk berangkat ke kampus. Meski hari
kemarin ada beberapa kejadian yang membuatku sedih.
Yaps, hari kemarin, seperti biasa aku dan teman-teman tim skripsi membuat
instrumen soal untuk penelitian di sekolah InsyaAllah. Namun, ada sedikit
kejadian yang membuatku teringat kembali, bahwasannya manusia ini memang tak
luput dari kesalahan. Walau begitu, sebagai umat manusia harus saling memaafkan
atas kesalahan yang mungkin orang lain perbuat kepada kita. Ataupun sebaliknya
ketika kita berbuat salah, kita harus meminta maaf, tak ada yang kalah ataupun
menang dalam hal memaafkan ataupun meminta maaf. Karena dengan saling memaafkan
hati akan menjadi tenang.
Hari
ini, aku naik bus ke kampus, karena fitri ketiduran dan bangun jam 7.30 :D. Aku
kaget liat chat Whatsappku :D. Anak ini pasti tidur kemaleman :D. Alhamdulillah
aku tiba di kampus. Udah rame aja haha, temen-temen udah dateng semua, aku
telat dong haha. Tapi gak papa ding telat, Ibu Neni belum dateng dan pas dateng
ternyata kating ada yang ujian skripsi. Hem, agak bersyukur sih telat haha. Eh
jangan kebanyakan telat tapi nanti kebiasaan haha.
Oh
iya, hari ini rencananya mau buat soal lagi bareng temen-temen. Terus dateng
seminar proposal temen KKN (Elsa sama Ratih). Semoga bisa cepet nyusul mereka
juga ya. Terkhusus teman-temanku Pendidikan Biologi semoga segera seminar
proposal. Aamiin. Oh iya, kemarin itu kan aku bimbingan sama pembimbing duaku.
Bedehhh, masuk ruangan rasanya dingin banget, deg-degan :D. Padahal ya Bapaknya
biasa aja gak gigit wkwk. Hem, lain kali harus belajar dulu sebelum ngadep
Bapak. Ditanyain detail banget seputar materiku tentang struktur dan fungsi
tumbuhan. Gimana coba, aku suruh gambarin rambut akar, tau gak rambut akar itu
sel epidermis yang menonjol keluar dan tegak lurus akar. Nah suruh gambarin
pertumbuhannya L. Aku gambar aja kan, eh kata bapaknya
apa coba,
“coba
gambar lagi, buka itu bukumu yg kamu bawa”.
Aku
buka itu buku anatomi tumbuhan berbiji karangan Estiti B. Hidayat. Suruh buka
yang bab akar primer. Ditanyain seputar akar pokoknya, daerah diferensiasinya,
terus ditanyain juga perkembangan akarnya. Beddehhhh, ini bimbingan apa kompre
ya :D.
Bersyukur
memang dapet pembimbing kedua yang kritis, jadi kitanya gak males buat belajar.
Udah gitu, aku jadi sadar kalo guru itu gak hanya menyampaikan tulisan-tulisan
yang ada di buku paket setebel kitab campbell (buku wajibnya anak biologi).
Tapi, bagaimana memberikan pengetahuan kepada siswa supaya siswa ikut terlibat
untuk memberikan pendapatnya. Supaya siswa mau mencoba menemukan sendiri
konsepnya tentang suatu materi pelajaran. Ya Allah, semoga hamba dan
temen-temen hamba calon guru dimudahkan langkahnya untuk menjadi guru yang
amanah dengan tugas-tugasnya, dapat mencerdaskan anak didik di kemudian hari.
Semoga gelar S.Pd yang akan kami sandang di belakang nama tidak hanya sebuah
tulisan, tapi menjadi sebuah makna bahwa menjadi guru itu amanah dan jangan
sampai lalai sedikitpun. Terutama, ketika benar-benar menjadi guru, jangan
sampai membedakan antara siswa satu dengan lainnya. Karena setiap siswa
memiliki kemampuan dan keahlian di bidang masing-masing. Semoga kami bisa
menjadi perantara berkembangnya bakat-bakat anak didik kami. Aamiin Ya Robbal
Alamin
Mohon
maaf kalau dalam tulisan ini ada kata-kata yang kurang berkenan. Karena saya
hanya manusia biasa yang gak luput dari kesalahan. Sesungguhnya kesempurnaan
hanya milik Allah SWT. Sampai jumpa di tulisan berikutnya J
Komentar
Posting Komentar